Selasa, 07 Februari 2017

Akal Bulus Kampus, Ratusan Mahasiswa Unismuh Menolak Auto Parkir Berbayar

https://lapmiad.blogspot.com/
LAPMI Ahmad Dahlan – Ratusan mahasiswa Unismuh Makassar yang mengatasnamakan 'Solidaritas Mahasiswa Unismuh Tolak Auto Parkir' melakukan Aksi di depan Rektorat Unismuh Makassar, Senin, (6/2/2017).

Dalam aksi ratusan mahasiswa ini, menolak kebijakan yang dikeluarkan oleh pihak birokrasi kampus terkhusus kepada Rektor Unismuh yaitu Auto Parkir berbayar yang sangat diskriminatif dan merugikan khususnya seluruh mahasiswa.

Seperti yang dikemukakan oleh H.O, (inisial) sebagai Jendral Lapangan Aksi mengatakan, "sistem auto parkir berbayar itu bagian dari pungutan liar yang dikemas dan sangat merugikan mahasiswa."

Aksi ratusan mahasiswa mendapat tanggapan langsung dari Rektor Unismuh Makassar yakni Abd. Rahman Rahim, "saya belum menjalankan sistem ini, tapi tentunya berusaha untuk bagaimana sistem ini bisa diterima semua mahasiswa kampus Unismuh demi masa depan keamanan kampus.


Menanggapi rektor Unismuh, saudara H.O, mengatakan "Auto Parkir Berbayar ditujukan untuk menjaga keamanan kampus, akan tetapi disisi lain sangat merugikan mahasiswa, itu bukanlah solusi dan sangat diskriminatif karena hanya mahasiswa sajalah yang menjalankan sistem tersebut sehingga ini bagian dari upaya komersialisasi pendidikan yang dilakukan oleh pihak kamus Unismuh Makassar."

Aksi ini tidak akan berhenti sampai disini, demikian tambahannya, "jika kampus tetap menjalankan sistem ini atau belum menyatakan sikap secepatnya, maka kami akan menggelar aksi lanjutan yang lebih besar dan jangan harap birokrasi kampus, dapat menghalang-halangi kami, karena kami adalah bagian kampus itu sendiri. Stop komersialisasi pendidikan, salam pembebasan."

BAGIKAN

Like dan Ikuti Fans Page:

0 komentar: