banner here

LAPMI Ahmad Dahlan, Disambut Baik Pengurus HMI Kom. Ahmad Dahlan Unismuh Makassar Cabang Gowa Raya

advertise here


LAPMI Ahmad Dahlan- Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) Ahmad Dahlan Unismuh Cabang Gowa Raya tingkat komisariat kembali diaktifkan yang sebelumnya lama mati. Wadah untuk mengembangkan kreatifitas, minat dan bakat kader ini, memiliki potensi yang besar ditengah derasnya arus informasi yang merajalela saat ini. Di samping juga, lorong-lorong dunia industri informasi ini belum sekalipun dijamah oleh kader HMI. Sebuah dunia menantang yang seharusnya menjadi bagian dari ekspansi kader HMI. (8/2/2017)

Sebelumnya, LAPMI Ahmad Dahlan tidak berjalan selama beberapa tahun, kini kembali untuk diaktifkan dan melawan informasi yang banyak mengelabui masyarakat. Seperti yang dikemukakan oleh Rhibas selaku Ketua Umum HMI Kom. Ahmad Dahlan Unismuh Makassar Cabang Gowa Raya.

"LAPMI Ahmad Dahlan sebenarnya telah lama dibentuk. Setelah direktur LAPMI Ahmad Dahlan yakni Rifai, tidak ada lagi yang menggantikannya. Jadi, semoga dapat mengembalikan LAPMI Ahmad Dahlan dan senantiasa berkonsultasi dengan Rifai dan Pendi selaku pengurus sebelumnya serta saya usahakan jika diadakan Basic Training, akan diperadakan materi tentang jurnalistik."

Selanjutnya, Yhusuf (Ucu) selaku PTKP HMI Kom. Ahmad Dahlan yang terus memantau aktvitas LAPMI dan berpesan untuk secepatnya membangun kembali dan mengukuhkan serta jika membutuhkan peralatan, saya usahakan untuk memenuhinya.

"Secepatnya LAPMI mengukuhkan kepengurusannya, dan kalau butuh sesuatu termasuk peralatan peliputan, mungkin saya bisa usahakan penuhi."

Tambahnya, "Ajak seluruh kader untuk giat menulis dan kalau perlu adakan kegiatan-kegiatan jurnalistik oleh LAPMI Ahmad Dahlan, dan saya harap LAPMI Ahmad Dahlan dapat menyajikan informasi untuk mengawal dan aktif melihat situasi baik di kampus Unismuh Makassar dan tentunya bangsa dan negara Indonesia."

Mengaktifkan kembali LAPMI Ahmad Dahlan disambut baik oleh seluruh jajaran pengurus dan alumni HMI Kom. Ahmad Dahlan.