Rabu, 15 Februari 2017

Umat Islam dan Keterbelakangan IPTEK

Kader HMI Kom. Ekonomi Unismuh Makassar 
Cabang Gowa Raya
Membahas mengenai IPTEK, tedapat banyak dampak dalam kehidupan kita. Sesekali memunculkan pertanyaan, “Apakah IPTEK itu dianjurkan atau dilarang dalam Islam?. 
Dalam Al-Qur'an kita akan menemukan banyak sekali ayat yang menjelaskan tentang IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi). Islam sangat menganjurkan kepada kita untuk mengembangkan pengetahuan dan teknologi. Akan tetapi, realitas membuktikan tidak demikian, kenapa Islam tertinggal dibandingkan dengan Barat? Barat sangat berkembang dan maju dalam menghasilkan banyak sekali produk, sementara kita hanya bisa menikmati produk dari hasil pemikiran barat.
Apakah Islam hanya berperan sebagai Konsumen? 
Islam hanya menjadi Konsumen yang tidak bisa memenuhi kebutuhannya sendiri. Kita butuh Barat untuk memberikan kita penghidupan, padahal kita sangat berpotensi untuk melebihi Barat. 
Apakah yang menyebabkan Barat begitu maju dan kita Islam sangat tertinggal? 
Kemunduran Islam
Ini karena Barat mengkaji dan terus mengembangkan ilmu-ilmu Islam, sementara kita Islam sibuk memperdebatkan ritual keagamaan dan saling mengkafirkan. Sedangkan pengetahuan dan ilmu-ilmu yang diturunkan untuk kesejahteraan masyarakat  dalam Al-Qu'ran tidak pernah kita kembangkan. Sehingga ada beberapa Umat Islam yang mengatakan teknologi tidak dianjurkan dalam Islam.

Umat Islam sekarang hanya menjadi konsumen dalam menggunakan teknologi, sehingga menimbulkan dampak negatif, karena terlalu banyaknya kita mengonsumsi tanpa pernah berpikir untuk memproduksi.

Contohnya, jika kita terlalu sering menggunakan teknologi kita akan bingung apalagi yang bisa kita lakukan. Sehingga ada yang melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan syariat Islam, ada yang saling memfitnah, melakukan hal-hal pornografi, dll, yang tujuan awalnya untuk hiburan dan menjadi masalah yang besar bahkan sampai pembunuhan. Pantaslah ada yang mengatakan teknologi akan menghancurkan Islam.

Jika dilihat dari problem diatas, agar kita tidak tertinggal dan dapat mencegah munculnya dampak negatif dari teknologi serta dapat dengan mudah menyebarkan Islam. Maka Umat Muslim harus kembali membuka Al-Qur'an dan mengembangkan ilmu pengetahuan  agar kita tidak terus tertinggal oleh Barat dan bahkan dapat melewatinya. Jika demikian pasti kita bisa membangun masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai ke-Islam-an yang tidak akan pernah goyah.

Dari sedikit ocehan saya diatas, saya mengajak para pembaca untuk terus mempelajari segala bentuk pengetahuan. Kita tidak boleh takut belajar, apapun jenis pengetahuan tersebut,
Agar kita tidak tertinggal dan sekali lagi, tidak akan pernah digoyangkan dari nilai ke-Islam-an.

BAGIKAN

Like dan Ikuti Fans Page:

0 komentar: