Selasa, 22 Agustus 2017

DID Terindikasi Korupsi, Bantaeng Akan di Laporkan ke KPK

Pantai Marina, Kabupaten Bantaeng. 

Lensapos.com -
Pengembangan Hotel Pantai Marina dan Alat Rumah Sakit di Kabupaten Bantaeng menggunakan anggaran Dana Intesif Daerah (DID) dengan total 40 Milliar, menjadi sorotan masyarakat karena terindikasi adanya korupsi. 

Hal ini, ditegaskan oleh Mahasiswa Fakultas Hukum UIT Makassar dan putra daerah Bantaeng, Yudha Jaya bahwa proyek pengembangan Hotel Pantai Marina butuh untuk diperiksa dokumen DID dan agar jangan sampai ada indikasi korupsi, 

 "Kami berharap kepada Inspektorat Bantaeng sebagai badan pengawas internal Pemda Bantaeng untuk memeriksa dokumen DID dan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) untuk Melakukan audit keuangan terkait penggunaan DID di hotel pantai marina bantaeng jangan sampai ada indikasi (dugaan) korupsi,” tegas Yudha melalui pesan Whatsappnya yang dilansir oleh Teropongrakyat.net, Minggu (20/8/2017).

Ditempat terpisah, Kepala Bagian Anggaran DPPKAD Bantaeng, Junaedi telah mengakui Penyaluran anggaran DID,  tahun 2016 sebesar Rp.34 Miliar terbagi dua titik yakni Pantai Marina dan Rumah Sakit, tahun 2017 DID sebesar Rp. 7,5 Miliar. 

“Karena tidak memungkinkan, maka kami alihkan ke rumah sakit untuk pengadaan tempat tidur,” beber Junaedi.

Yudha berharap, agar kedepannya kasus DID di kabupaten bantaeng segera dilakukan audit dan jika berpotensi adanya penyelewengan anggaran Negara maka dirinya akan segera melaporkan ke pihak KPK untuk diproses lebih lanjut.

Diketahui bahwa, DID sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) RI, No. 8 Tahun 2014, Pasal 6 hanya ...dialokasikan untuk membantu daerah dalam rangka melaksanakan fungsi pendidikan sebagai kebijakan pemerintah pusat." 

BAGIKAN

Like dan Ikuti Fans Page:

0 komentar: