banner here

Geram !!..Wakil Bupati Bulukumba Berikan Ganjaran Kepala Puskesmas Kajang

advertise here

Lensapos.com - Persoalan jenazah yang ditandu dengan sebatang bambung dan sarung di kediamannya terus berlanjut. Warga bernama Mappi di kelurahan Laikang, kecamatan Kajang, kabupaten Bulukumba, meninggal dunia di Puskesmas Kajang, Jumat (25/8/2017) dini hari.

Tidak diizinkan oleh pihak puskesmas untuk menggunakan mobil jenazah ataupun ambulance, kini sampai ditelinga Wakil Bupati Bulukumba, Tomi Satria. 

Tomy Satria soroti tegas terjadi di daerahnya. Tomy sayangkan perlakuan kepala Puskesmas Kajang. Pasalnya  namun pada saat ingin dipulangkan kerumah duka, tidak tersedia fasilitas mobil jenazah yang bisa mengangkutnya.

Walaupun Tomy Satria tidak menapik terdapat aturan normatif bahwa mobil ambulans tidak untuk jenazah, tapi sangat disayangkan pembiaran dari Kepala Puskesmas.

"Perlakuan Kapus Kajang juga tidak bisa dibenarkan dengan [lock] melakukan pembiaran seperti itu. Kapus bisa menghubungi Rumah Sakit untuk mengarahkan mobil jenazah ke Puskesmas Kajang untuk melakukan pelayanan,"ujar Tomy seperti yang dilansir oleh Kabar.News  (25/8/2017).[/lock]

Tomy tengah bergerak cepat tindak lanjuti persoalan ini, dan berikan ganjaran dengan meminta Dinas Kesehatan berikan teguran kebijakan yang ditempuh oleh Kepala Puskesmas bersangkutan. 

Jenazah tersebut terpaksa ditanduh dengan alat seadanya yang dibuat warga dan keluarganya sendiri yaitu dengan sebatang bambu dan sarung yang dibuat menjadi tanduh.

Warga yang sempat geram karena pagi harinya melihat mobil ambulance yang terparkir bebas tidak jauh dari Puskesmas. Sementara korban  ditandu dengan menempuh jarak 7 kilometer kerumahnya.*


(Iwan)