Sabtu, 19 Agustus 2017

Umbul-Umbul Merah Putih Di Bakar, Rikwanto Bilang Kita Harus Hati-Hati.


Lensapos.com - Kasus pembakaran umbulmerah putih di Desa Sukajaya, Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Mabes Polri perintahkan jajarannya untuk cermat tetapkan tersangka.

"Jadi kita harus hati-hati. Karena itu kan umbul-umbul. Jadi bukan lambang negara, bendera, atau apa. Kategorinya itu," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jumat (18/8/2017).

Pihak polisi telah tetapkan tersangka terhadap MS (24), selaku pengajar Pondok Pesantren (ponpes) Ibnu Mas'ud (IM).

Menurut Rkwanto, kasus masih diselidiki Polres terkait demi telusuri motif dan tujuan tersangka. 

"Cuma pembakaran milik orang-orang itu, yang sedang kita dalami apa motifnya, dan tujuannya apa," terangnya.

Sedangkan Kapolres Bogor Ajun Komisaris Besar, Andi Muhammad Dicky Pastika meyakini penetapan tersangka sudah sesuai prosedur.

Dicky juga mengatakan bahwa pasal yang dikenakan terhadap tersangka sesuai dengan perbuatan yang dilakukannya.

"Silakan baca Pasal 66 jo pasal 24 huruf a UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara," tutur Dicky saat dikonfirmasi Sabtu (19/8).

Dalam pasal tersebut dikatakan bahwa, yang dimaksud dengan "bahan yang berbeda" misalnya kertas, plastik dan aluminium.

Yang dimaksud dengan "ukuran yang berbeda" adalah besar kecilnya bendera.

Yang dimaksud dengan "bentuk yang berbeda" adalah bentuk bendera yang tidak mengikuti bentuk persegi panjang dengan ukuran lebar dua per tiga (2/3) dari panjang. Misalnya bentuk segitiga, bujur sangkar, trapesium, jajaran genjang dan lingkaran.* 


(Risal)

BAGIKAN

Like dan Ikuti Fans Page:

0 komentar: