Sabtu, 19 Agustus 2017

Guru Tak Bermoral !!. Tri Sutrisno Doyan Kirim Foto Telanjang dan Cabuli Untuk Kepuasan Sex


Lensapos.com - Seorang guru perguruan tinggi swasta Kepala Gaging, Jakarta Utara, Tri Sutrisno (25) gemar kirim foto-foto pornografi kepada siswi-siswinya dan juga pernah mencabuli siswinya. 

Diketahui hasil penyelidikan polisi, Perbuatan tidak terpuji itu diketahui setelah ada salah satu anak didiknya yang mengaku menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh Tri Sutrisno.

Dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/8/2017). "Ada ya (siswi yang dicabuli-red), untuk berapa jumlah korbannya masih didalami," katanya.

Polisi masih mengumpulkan barang bukti korban pencabulan, dan fokus para sisiwi korban pengiriman chat porno dari Tri. 

Tri Sutrisno  mengumpulkan foto-foto itu melalui google dengan kata kunci atau  keyword "Girl Masturbating". Kemudian pilih menu gambar maka muncullah gambar-gambar wanita yang sedang masturbasi.

Setelah mendapat dua gambar wanita telanjang yang sedang masturbasi dari google, dia simpan di handphone dan selanjutnya, foto yang disimpan tersebut dikirim ke beberapa siswi melalui aplikasi komunikasi Line di luar jam sekolah saat berada di rumah.

Dugaan sementara polisi, dia melakukan hal seperti itu, untuk memenuhi hasrat seksualnya. "Ya itu kan motifnya kepuasan sex," ucap Argo.

Kasubdit Jatanras Diteskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan  Sabtu (12/8/2017) lalu mengatakan, setidaknya ada empat orang siswi yang dikirimi chat porno oleh Tri Sutrisno. Diduga, si Tri ini menderita gangguan seksual. Itu sebabnya, kata Hendy, polisi akan melakukan pemeriksaan psikologis terhadap pelaku.

Sebelumnya diberitakan, Tri Sutrisno ditangkap Kamis (10/8/2017) sekira pukul 15.00 WIB di sekolah tempat pelaku mengajar di Jalan Boulevard Bukit Gading Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara atas laporan orang tua murid. Saat ini Tris Sutrino masih mejalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya. Pihak sekolah juga sudah menonaktifkan dirinya.

Tri dijerat dengan pasal tindak pidana kejahatan terhadap kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 282 KUHP dan Pasal 29 juncto Pasal 6 juncto Pasal 4 ayat (1) huruf F UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi dan Pasal 45 juncto Pasal 27 ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik dan pasal 76E UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.


(Iwan)

BAGIKAN

Like dan Ikuti Fans Page:

0 komentar: