banner here

Imbas Pukul Ketua Terpilih, Mahasiswa Hipermata ini Sebut "Pelaku Akan Ke Peradilan"

advertise here
 
Aksi demonstrasi didepan Polres Takalar pada hari, Jumat (22/9/2017).
Lensapos.com - Sikap non demokratis pada pemilihan Ketua Kom. Himpunan Pelajar Mahasiswa Takalar (Hipermata) UIN Alauddin Makassar berbuntut penyelesaian di Polisi.

Disebabkan kekalahan bernama Dedy di Musyawarah Kom tersebut, mengerahkan sejumlah anggotanya untuk membacok ketua terpilih. Namun, bacokan tersebut menimpa anggota dari ketua yang terpilih.

"Ada teman bernama adrian yang dibacok, konflik ini terjadi akibat kekalahan di musyawarah komisariat atas nama dedy". Ungkap perwakilan Hipermata, Ahmad Basri via Messenger Facebook, Sabtu (23/9/2017).

Akibat pembacokan tersebut, sejumlah mahasiswa yang tidak setuju melakukan aksi demonstrasi di depan Polres Takalar, Jumat (22/9/2017) dalam menyelesaikan insiden tersebut. 

"Atas dasar tersebut, kami menuntut kepada Polres Takalar untuk mengusut tuntas kasus pembacokan, menganulir penangguhan pelaku pembacokan, dan menegakkan supremasi hukum khususnya di Polres Takalar."

Ahmad Basri juga menambahkan akan mengawal kasus ini agar tidak ada main mata pelaku dan kepolisian.

"Polres takalar siap usut tuntas masalah ini dan tidak akan bermain mata terhadap hukum antara pelaku dan kepolisian dan Kami tegaskan akan mengawal kasus ini sampai ke pengadilan". 


(Wawan)