Senin, 04 September 2017

Pemerintah Bertindak Atasi Muslim Rohingya, Yusril Sebut Pemimpin Memalukan


Lensapos.com - Keterlibatan militer Myanmar di kritik oleh Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. 

Menurut Yusril, sangat sistematis dan meluas yang bertujuan melenyapkan sebuah entitas etnis di Myanmar. 

"PBB, sebagai parpol Islam yang menjaga nilai-nilai kebangsaan, mengutuk keras pembantaian muslim Rohingya oleh militer Myanmar yang dibiarkan oleh pemerintahnya," ujar Yursil dilansir JawaPos.com, Jumat (1/8).

Selain itu, Yusril kecewa kepada Aung San Suu Kyi. 

"Sebagai pemegang hadiah Nobel Perdamaian, sikap Suu Kiyi yang membiarkan kekejaman di Myanmar adalah sikap yang memalukan," tegasnya.

Mengambil sikap, Yusril desak pemerintah Indonesia untuk menyelamatkan muslim Rohingya. 

"Indonesia dapat menggalang negara-negara ASEAN lainnya untuk mengambil langkah nyata mendesak pemerintah Myanmar untuk menghentikan pembantaian atas muslim Rohingya," ujarnya

PBB sendiri katanya akan melakukan langkah politis dan kemanusiaan untuk membantu muslim Rohingya. 

Namun dia juga mengajak umat Islam Indonesia untuk bersatu membantu mereka. "Solidaritas sebagai sesama muslim harus kita tunjukkan di saat-saat penderitaan saudara-saudara kita di Myanmar sudah demikian seriusnya," pungkas Yusril.* 

(Iwan) 

BAGIKAN

Like dan Ikuti Fans Page:

0 komentar: