banner here

Semakin Panas ! Kim Jong-un Sebut Trump "si Tua Bangka Gila"

advertise here
Kim Jong-un dan Donald Trump saling berbalas pesan hingga menambah ketegangan di Semenanjung Korea.

Lensapos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Kim Jong-un, pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut), menambah ketegangan di Semenanjung Korea. 

Ketegangan tersebut, membuat Jong-un membuat warga di seluruh dunia untuk membuka kamus, melihat arti dotard yang berarti orang tua.

Selain itu, ada juga yang mendefinisikan dotard sebagai orang tua yang sakit-sakitan. Intinya, Jong-un menyebut Trump sebagai orang tua yang gila atau orang tua yang tidak tahu diri.

’’Dengan jelas dan pasti (saya akan) menjinakkan si tua bangka gila yang sakit mental itu dengan api,’’ kata Jong-un tentang Trump. Pada Kamis (21/9) pidato Jong-un itu disebarluaskan KCNA.

Pidato putra bungsu mendiang Kim Jong-il itu merupakan reaksi terhadap pidato perdana Trump dalam Forum Majelis Umum PBB Selasa (19/9). Saat itu Trump menyebut Jong-un sebagai rocket man.

’’Kata-kata (Trump) itu justru semakin membuat yakin bahwa jalur yang saya tempuh ini sudah benar,’’ katanya. Jalur yang dimaksud Jong-un adalah program nuklir.

Sedangkan menurut Menteri Luar Negeri Korut Ri Yong-ho, bahwa negerinya siap uji coba lagi di samudra pasifik.

’’Itu mungkin akan menjadi ledakan termonuklir terbesar di Pasifik,’’ ungkapnya. Bersamaan dengan itu, Yonhap melaporkan hal serupa. Kantor berita Korea Selatan (Korsel) itu yakin uji coba segera terjadi.

Dari Negeri Panda, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengimbau semua pihak agar bisa menahan diri. Beijing menyayangkan kekerashatian Trump dan Jong-un yang tetap saling olok dan saling gertak.

’’Situasinya sudah menjadi kian sensitif. Semua pihak yang terlibat (dalam konflik) harus bisa menahan diri dan tidak saling memprovokasi,’’ ungkap Jubir Kemenlu Tiongkok Lu Kang.* 

(Iwan)