Rabu, 11 Oktober 2017

Ini Dahsyatnya Senjata Polri Yang Dititipkan ke TNI

Ini Dahsyatnya Senjata Polri Yang Dititipkan ke TNI - lensapos.com
Kapuspen Mabes TNI Mayjen Wuryanto
Lensapos.com - Mabes TNI menyita amunisi SAGL 40×46 milik Brimob Polri yang didatangkan dari Bulgaria. Senjata dan 5932 amunisi yang sempat tertahan di kargo Bandara Soekarno kini diamankan di gudang amunisi Mabes TNI.

“Tadi malam amunisi sudah dipindahkan ke gudang amunisi Mabes TNI sesuai dengan katalog yang menyertai sejumlah 5.932 butir amunisi,” ujar Kapuspen Mabes TNI Mayjen Wuryanto saat konferensi pers di Taman Ismail Marzuki, Selasa (10/10).
[next]
Amunisi granat yang diamankan merupakan amunisi standar militer yang peruntukannya bukan untuk Polri. Mayjen Wuryanto menyebutkan, amunisi itu memiliki daya ledak yang kuat dan dapat meluluhlantahkan sepasukan.

Bahkan, senjata jenis ini TNI tidak punya sampai saat ini. “Sangat jelas dalam katalog bahwa amunisi tajam mempunyai radius mematikan 9 m jarak capai 400m. Keistimewaan amunisi ini adalah setelah meledak, bisa meledak kedua dan menimbulkan pecahan lobang-lobang kecil yang melukai dan mematikan. Granat bisa meledak sendiri tanpa benturan setelah 14-19 detik lepas dari laras,” papar Wuryanto.
[next]
“Ini luar biasa. TNI tidak punya senjata seperti itu,” sambungnya. Namun, lanjut Wuryanto, untuk senjata pelontar granat SAGL itu sendiri tidak diamankan TNI. Wuryanto menyebut, Polri boleh menggunakan sebab bisa diganti dengan gas asap dan gas air mata sesuai standar nonmiliter.
“Yang jelas senjata bisa digunakan oleh kepolisian. Selain peluru tajam bisa digunakan granat asap dan gas air mata,” tambahnya.* 

(Rl/lensapos.com)

BAGIKAN

Like dan Ikuti Fans Page:

0 komentar: