Senin, 23 Oktober 2017

Jadi Lumbung Sampah, Ini Kritikan Mahasiswa Unismuh Makassar

Tumpukan sampah yang tak terurus, berada di samping Gedung IQRA dan Balai Sidang, Jl. Sultan Alauddin, Makassar. Sabtu (21/10/2017).
Tumpukan sampah yang tak terurus, berada di samping Gedung IQRA dan Balai Sidang, Jl. Sultan Alauddin, Makassar. Sabtu (21/10/2017).


Lensapos.com - Persoalan sampah memang telah menjadi perkara sulit dalam penanganannya. Bukan hanya ditempat kumuh, tempat belajar juga sulit mengatasi masalah sampah. Hal ini terjadi di Kampus Unismuh Makassar, Jl. Sultan Alauddin.

Tempat belajar yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas khususnya mahasiswa dengan memberikan tempat yang nyaman dan aman, ternyata tidak dialami bagi mahasiswa Unismuh Makassar. 

Hal tersebut, membuat beberapa perwakilan mahasiswa untuk angkat bicara terkait masalah kampus yang terjadi. 

Menurut salah satu mahasiwa di Kampus Unismuh Anjas yang juga sebagai mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik mengaku kecewa dengan kebijakan rektor Unismuh dalam penanganan sampah. 

"Sebenarnya ini bukan salah dari petugas kebersihan, dan mahasiswa. Tapi kesalahan bapak rektor Unismuh Makassar sendiri selaku pemangku kebijakan tertinggi, dimana kebijakan penanganan tentang sampah itu sangat lalai dan kurang." Ungkap Anjas Sabtu (21/10/2017). 

Selaku mahasiswa Unismuh Makassar, Anjas berharap kepada Rektor Unismuh Makassar untuk menangani secepatnya. 

Tidak ingin tinggal diam, Anjas juga akan melakukan kegiatan yang dapat bekerja sama dengan seluruh lembaga internal kampus untuk dapat mengatasi masalah sampah. 

"Akan bekerja sama dengan internal kampus untuk membersihkan sampah di sekitar kampus dan sebagai kritikan kepada pimpinan kampus". Tutup Anjas. 

(In/Lensapos.com) 




BAGIKAN

Like dan Ikuti Fans Page:

0 komentar: