Senin, 30 Oktober 2017

Mahasiswa Ini Kritik Kepengurusan DPP Gempita Kep. Selayar yang Molor

Andi Anshar mahasiswa asal Selayar 

Lensapos. com - Kepengurusan DPP Gerakan Mahasiswa Pelajar Indonesia Tanadoang Kepulauan Selayar periode 2014-2016 diduga molor,  mendapat sorotan dari salah satu mahasiswa salayar.  

Diketahui DPP Gempita dari ketiga ketua Mirzad Nizam,   Jasiruddin, dan Suharlim yang telah sepakat dalam rekonsiliasi yang dilakukan pada 15 Maret 2017 Warkop 212, Jl.  Todopuli, Makassar. 

Namun,  MoU (Memorandum of Understanding)  tersebut dinilai tidak membuahkan hasil apapun.  

Hal inilah sorot oleh mahasiswa Selayar, Andi Ansar yang merasa perihatin atas kondisi organisasi daerahnya.  

"Saya merasa perihatin atas kondisi organda saya, padahal kemarin ketiga ketua telah sepakat, namun sampai hari ini belum juga dilakukan pembentukan panitia dan jadwal konferensinya.  Padahal dana 50 Juta sudah cair." Ungkap Andi Anshar via WhatsApp, Senin (30/10/2017).

Andi ansar yang melampirkan bukti rekonsiliasi kepada Lensapos. com, merasa rekonsiliasi ini tidak memiliki kejelasan sampai saat ini.  

Lihat Buktinya
[next]

Lihat Buktinya


[Lock]

 
[Lock/]

Sebagai mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar berharap agar seluruh pihak mengembalikan marwah Gempita sesuai perjuangan para pendahulu, 

"Saya berharap kita mampu mengembalikan marwah Gempita termasuk dalam segi pengkaderan yang berdasar kepada AD/ART, dan tentunya saya berharap agar kita semua selaku mahasiswa asal selayar tetap menjunjung tinggi sikap solidaritas demi membangun gempita  sesuai dengan khittah perjuangan para pendahulu" Tutup mahasiswa Fakultas Teknik Unismuh Makassar, 

(In/Lensapos.com)



BAGIKAN

Like dan Ikuti Fans Page:

0 komentar: