Sabtu, 28 Oktober 2017

Opini: Menagih Janji UUD 1945

Oleh : IMMawati Rahmi

Republik Indonesia merupakan negara berkembang dengan sejuta kekayaannya. Negara yang pernah dijajah oleh Jepang dan Belanda telah menikmati kemerdekaannya sejak diikrarkannya tanggal 17 Agustus 1945 hingga saat ini sudah 72 tahun Indonesia merdeka. 

MERDEKA?  Menurut sejarah, namun tegoklah keadaan bangsa saat ini apakah masih bisa disebut merdeka? 

Merdeka namun tak mampu menikmati kekayaan bangsa

Merdeka namun terbelenggu akan keadaan yang menerkam rakyat kecil yang tak lain orang-orang berdasi pandai beretorika

Kemiskinan meningkat

Penggangguran berjamur bak cendawa dimusim hujan

Anak-anak penerus bangsa menjadi hiasan disudut jalan

Rakyat meraung kesakitan 

Papa berdasi menari diatas hiruk pikuk kekayaan rakyat


Ingatkah Naskah UUD 1945 ?

Cermatilah dan pahami isinya agar tak hanya menjadi nyanyian bualan dipagi hari (Upacara Bendera).

Ingatkah engkau dengan kalimat ini ? 

" mencerdaskan kehidupan bangsa " (Naskah UUD 1945)

Jika engkau ingat maka seharusnya engkau menuntut janji itu bukan hanya berdiam diri menunggu uluran tangan manusia berdasi dengan seribu topeng kemunafikkan berkedok kedermawanan mengatasnakaman kemanusian lantas ketika ditelusuri ternyata itu hak kita

Andai saja engkau wahai pemuda-pemudi sadar akan hal itu maka saat ini takkan ada pemandangan anak disudut jalan

Andai saja mereka tahu maka mereka akan meraung-raung dan berteriak ditepian jalan meminta janji negara yang semestinya diwujudkan oleh Pemimpin Negara kita

Kemana Janji itu?  

Apakah hanya menjadi pengisi suara dalam upacara ?

Atauka kita yang kurang berusaha memperjuangkan hak kita atau lantas tidak sama sekali usaha dilakukan ? 

Kita mampu memperjuangkan hak kita dan mereka yang tertindas namun mata hati kita tertutupi akan indahnya gemerlap angka, teknologi, jabatan,  dan pembuktian diri .

Kemana jiwa semangat pemuda-pemudi yang dulu membara saat zaman perjuangan kemerdekaan RI yang tak gentar melawan penjajahan di bumi pertiwi? 

Kemana jiwa yang tak pernah lelah mempertahankan hak bangsa Indonesia. 

Apakah semangat itu sudah mati? Atau terbelenggu dalam ketakutan penindasan secara psikologis oleh pihak tertentu


Kembalikan semangat itu 

Kobarkanlah semangat itu

Renggut kembali hak kita

Wahai pemuda-pemudi Indonesia.


BAGIKAN

Like dan Ikuti Fans Page:

0 komentar: