banner here

Pamsimas Desa Karassing Bulukumba Belum Berfungsi, Pemuda Peduli Desa Resmi Laporkan Ke Kejari

advertise here
Ilustrasi: Pamsimas Desa Karassing Bulukumba Belum Berfungsi, Pemuda Peduli Desa Resmi Laporkan Ke Kejari
Lensapos.com - Proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Masyarakat (Pamsimas)  yang Dibangun sejak 2010 silam yang terletak didesa karassing dengan anggaran 250 juta rupiah kini masih belum menuai hasil sesuai dengan yang diharapkan karena sejak di bangunnya sampai sekarang tidak di fungsikan karena sumber mata airnya tidak berfungsi. 

Beberapa hari yang lalu ketua aliansi pemuda peduli desa Muhammad Rusli  turun langsung ke lokasi untuk meminta tanda tangan (petisi) dan meminta pernyataan beberapa kepala keluarga bahwa program pamsimas tersebut benar-benar tidak berjalan. 

Proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Masyarakat (Pamsimas)  yang Dibangun sejak 2010 silam yang terletak didesa karassing dengan anggaran 250 juta rupiah kini masih belum menuai hasil sesuai dengan yang diharapkan karena sejak di bangunnya sampai sekarang tidak di fungsikan karena sumber mata airnya tidak berfungsi.
Surat Penerimaan Laporan atas kasus Proyek Penyediaan AIr Minum dan Sanitasi Masyarakat (Pamsimas). Selasa (24/10/2017). 
Ironisnya ada beberapa kepal keluarga yang menjadi korban pungutan liar senilai Rp. 100-200 ribu.  Hal ini disampaikan langsung oleh pihak kepala keluarga yang merasa dirugikan oleh pungutan liar tersebut yang enggang disebutkan namanya.

“sejauh ini ternyata setelah ditelusuri ada 2 buah jumlah pansimas didesa karassing yang tidak berfungsi, dan juga ada 2 bendungan irigasi yang bernasib sama dengan pamsimas. Kasus ini telah saya laporkan di kejaksaan negeri Bulukumba pada tanggal 23 Oktober 2017”. Ujar ketua aliansi Pemuda peduli desa Muhammad Rusli. Selasa (24/10/2017). 

Sesuai data yang di dapatkan dari Masyarakat Bahwa Alat-alat (pipa) Pamsimas sudah diperjual belikan oleh pengelola.

(In/Lensapos.com)