banner here

Pernikahan Putri Jokowi Langgar Aturan, Fahri Hamzah Bilang Ini

advertise here
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah

Lensapos.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah kembali melontarkan kritik pedas terhadap pesta pernikahan Putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu.

Menurut Fahri Revolusi mental yang sebelumnya digaungkan sang presiden hanya omong kosong. Sebab kata dia, jumlah tamu undangan yang melebihi 400 orang tidak sesuai dengan aturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Nomor 13 Tahun 2014 tentang Gerakan Hidup Sederhana.

"Tapi itu revolusi mental marak aja tuh pejabat kalau kawinan segala macem. Seharusnya kan istana bilang, eeh kami pernah ada, ini enggak. Sekarang malah bilang eeh kalau presiden enggak terikat dengan aturan itu," kata Fahri kepada Wartawan di Gedung DPR, Senayan Jakarta, Rabu (8/11/2017).

"Kan enggak boleh dong, yang disebut revolusi itu akhirnya apa revolusi itu. Apa yang anda sebut sebagai revolusi, satu jungkir balik cara berpikir. Mana revolusi? Kan jadi omong kosong," lanjut dia.

Dikatakan Fahri, aturan hukum yang tertulis saat ini masih mudah dikalahkan dengan sebuah basa-basi.

"Nah itu yang saya bilang di kita ini, antara hukum yang tertulis dan harus ditegakkan dan dipegang dengan tradisi. Dengan basa-basi kadang-kadang kalah.  Hukum yang tertulis dan harus dipegang,  walaupun langit mau runtuh itu,  harus kalah oleh basa-basi kita gitu," pungkasnya.

Diketahui, Kahiyang Ayu sendiri telah sah menjadi istri dari Bobby Nasution. Pesta mereka digelar di Graha Saba Buana, Gedung Pribadi Jokowi di Solo, Rabu (8/11/2017) hari ini. Acara pernikahan putri Presiden juga dihadiri oleh ribuan undangan.