Selasa, 14 November 2017

Selamatkan Sandera 1.300 Warga di Papua, Ini Cara Wakapolri

Menyandra sekitar 1.300 warga di Tembaga Pura, Papua berhasil di evakuasi oleh Wakapolri Komjen Pol Syafrudin. Komjen Pol Syafrudin menuturkan bahwa penyandraan tersebut dilakukan oleh sekelompok kriminal bersenjata (KKB)
Ilustrasi: Wakapolri selamatkan 1.300 warga di Tembaga Pura, Papua yang disandera oleh sekelompok kriminal bersenjata (KKB)

Lensapos.com - Menyandra sekitar 1.300 warga di Tembaga Pura, Papua berhasil di evakuasi oleh Wakapolri Komjen Pol Syafrudin. Komjen Pol Syafrudin menuturkan bahwa penyandraan tersebut dilakukan oleh sekelompok kriminal bersenjata (KKB) 

Menurutnya, kebanyakan dari yang dievakuasi adalah anak-anak dan wanita yang sudah diselamatkan, sehingga dalam evakuasi tersebut terlihat berhasil tinggal pihak pekerja dan laki-laki yang dalam hitungan hari akan jumlah sandra akan semakin berkurang. Keberhasilan ini tentu dilakukan dengan berbagai pertimbangan dan kehati-hatian. 

Menyandra sekitar 1.300 warga di Tembaga Pura, Papua berhasil di evakuasi oleh Wakapolri Komjen Pol Syafrudin. Komjen Pol Syafrudin menuturkan bahwa penyandraan tersebut dilakukan oleh sekelompok kriminal bersenjata (KKB)   Menurutnya, kebanyakan dari yang dievakuasi adalah anak-anak dan wanita yang sudah diselamatkan, sehingga dalam evakuasi tersebut terlihat berhasil tinggal pihak pekerja dan laki-laki yang dalam hitungan hari akan jumlah sandra akan semakin berkurang. Keberhasilan ini tentu dilakukan dengan berbagai pertimbangan dan kehati-hatian.
Wakapolri Komjen Pol Syafrudin di Mapolda Metro Jaya

"Ini yang akan dilakukan secara gradual, tidak sembrono. Jadi silakan tunggu dan dukung operasi ini," kata Wakapolri Komjen Pol Syafrudin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/11).

Syafrudin mengungkapkan bahwa kondisi di wilayah Tembagapura masih belum kondisif dengan berbagai pertimbangan seperti perampasan alat berat PT Freeport, aparat keamanan, sehingga yang utama menurutnya adalah menyelamatkan sandera terlebih daulu. 

"tugas yang utama adalah menyelamatkan sandera dulu," jelas Syafrudin.

Wakapolres ini berharap kepada pemerintah untuk segera melakukan tindakan dalam melakukan penyelematan kepada warga yang disandera seperti memberikan suplai makanan sehingga tidak ada yang tercerai dalam penyelamatan kali ini. "Progres untuk bisa menyelesaikan masalah ini tentu dengan cara menyelamatkan sandera dengan aman, tidak ada yang tercederai itu yang paling utama tujuan daripada kita untuk menyelesaikan permasalahannya," jelas Safrudin.

Sebelumnya, Kepolisian Resor Mimika Papu telah menetapkan 21 orang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang telah lama berada dalam daftar pencarian orang (DPO) . Anggota kelompok ini merupakan kelompok yang biasa melakukan aksi teror penembakan di area Freeport, Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papu. 

BAGIKAN

Like dan Ikuti Fans Page:

0 komentar: