Kamis, 09 November 2017

Tidak Berani Berikan Data, FPMB Sebut BPN Sulsel Selingkuh dengan PT Longsum Buat Susah Masyarakat Bulukumba



Lensapos.com - Front Pergerakan Mahasiswa Bulukumba menilai Badan Pertahanan Nasional (BPN) Sulsel sengaja menutup-nutupi kasus PT Lonsum di Kabupaten Bulukumba. 

Aksi yang digelar didepan Gedung BPN Sulsel di Jl Cendrawasih, Makassar, Kamis (9/11/2017) siang, diterima oleh Wakil Wakil Kepala BPN, Marthen Rante Tondok untuk melakukan mediasi. 

Mediasi yang berlangsung alot ini, menarik Jenderal Lapangan Aksi FPMB Yusuf Tasbih mengungkapkan kekecewaannya didepan Wakil BPN Sulsel.


Menurut Yusuf bahwa pihak BPN Sulsel tidak berani dan sengaja menutup-nutupi tuntutan kami, 
  
"pihak BPN tidak berani memberikan data valid, tentang kepemilikan lahan pt lonsum, dan data kepemilikan tanah masyarakat yang dirampas PT Lonsum". Ungkap Yusuf Tasbih di ruangan Wakil Kepala BPN Sulsel. 

Yusuf Tasbih juga menilai bahwa BPN dan PT Lonsum melakukan perselingkuhan. 

"jika ini ditutup-tutupi maka dapat dikatakan ini bahwa PT Lonsum ada perselingkungan dengan Pihak BPN Sulsel,  padahal kami ingin menyuarakan suara masyarakar bulukumba. 

Selain itu menurut Kordinator Lapangan, Yudi yang menduga adanya kongkalikong pemerintah Bulukumba dengan PT Lonsum. 

"saya diduga adanya kongkalikong kaum elit dengan pengelola PT Lonsum yang hanya menimbulkan malah bagi kabupaten Bulukumba. Sehingga sampai saat ini tidak ada penyelesainnya padahal sudah lama". Tutupnya.

BAGIKAN

Like dan Ikuti Fans Page:

0 komentar: