Saksi Kunci Meninggal Tiba-Tiba, Kasus E-KTP Jadi Tanda Tanya KPK

oleh
Share on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on Google+
Jakarta, Lensapos.com – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah membenarkan meninggalnya saksi kunci korupsi e-KTP, Johannes Marliem di Amerika Serikat (AS).

“Saya dapat informasi bahwa benar yang bersangkutan, Johannes Marlien sudah meninggal dunia,” ucap Febri, Jumat (11/8/2017) di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Dikonfirmasi apakah benar kematian Johannes Marlien ka‎rena bunuh diri? Febri menjawab soal kronologis peristiwa pihaknya belum mengetahui secara rinci.

“Info soal meninggal dunia penyebabnya apa ‎kami belum dapat info rinci. Kematian yang bersangkutan itu domain dari aparat penegak hukum di sana,” kata Febri.

Diketahui Johannes Marliem merupakan provider produk automated fingerprint identification system (AFIS) merk L-1 yang akan digunakan dalam proyek e-KTP.
Dia juga disebut sebagai saksi kunci dalam kasus mega korupsi e-KTP.
Terkait kasus ini, penyidik KPK juga sempat pergi ke Amerika Serikat untuk memeriksan Johannes Marliem dan mendapatkan bukti-bukti penting atas kasus korupsi e-KTP.
(Iwan)
Share on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on Google+