Drama Alot Piala Presiden 2019, Arema FC Dapat Kursi Belakang di 8 Besar

oleh

Lensapos.com – Arema FC menjadi tim terakhir yang lolos ke babak delapan besar Piala Presiden 2018.

Sukses itu didapatkan setelah mereka bermain imbang 0-0 melawan Bhayangkara FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (30/1) malam.

Ketatnya pertandingan ini sudah terasa sejak peluit kick-off dibunyikan. Kedua tim sama-sama bermain dengan mengandalkan pressing ketat.

Kesempatan pertama didapatkan oleh Arema FC melalui Thiago Furtuoso yang mampu lepas dari jebakan offside. Sayang, eksekusinya masih menyamping.

Bhayangkara FC juga mendapatkan peluang bagus saat David Apreciado yang bekerja sama dengan Paulo Sergio mampu mengecoh pemain Arema.

BACA JUGA:   Mainkan Ritme, Real Madrid Gilas Eibar Dengan Kemenangan

Beruntung, sosok Arthur Cunha sudah siap menghadang serangan tersebut sehingga hanya menghasilkan corner kick.

Saat laga jelang turun minum, giliran gelandang Arema Rodrigo yang mampu masuk menusuk. Tapi lagi-lagi eksekusinya masih bisa dimentahkan kiper Bhayangkara. Skor 0-0 bertahan sampai turun minum.

Pada babak kedua, Arema FC yang didukung oleh puluhan ribu Aremania, mencoba lebih bermain ke sayap.

Mereka meredam pemain-pemain Arema untuk tak terlalu maju sehingga permainan yang berlangsung dalam tempo sedang ini, bola banyak berkutat di tengah.

BACA JUGA:   Timnas Timor Leste Mengamuk, Luis Milla Anggap Wajar

Setelah istirahat waktu minum pada menit ke-75, permainan temponya semakin cepat. Kedua tim silih berganti melakukan serangan, sampai akhirnya sebuah umpan matang dari Alfarizi bisa disepak keras oleh Thiago. Tapi, tiang gawang masih menyelamatkan Bhayangkara FC dari kebobolan.

Bhayangkara juga punya peluang emas ketika David sudah berdiri sendiri di depan, dia tinggal mendorong bola masuk. Di luar dugaan, sontekannya menyamping. Padahal, saat itu kiper Arema Kartika Ajie sudah mati langkah.

BACA JUGA:   Petarung Rusia Babak Belur Hingga KO, Daud Yordan Berhasil Rebut 2 Sabuk Juara

Sampai laga usai skor 0-0 tak berubah dan Arema berhasil menahbiskan diri sebagai wakil grup E karena menjadi juara grup. Poin Arema dan Bhayangkara sebenarnya sama lima angka, tapi selisih gol Singo Edan lebih baik dari The Guardian.

Selanjutnya, babak delapan besar akan dilakukan drawing terlebih dulu di Jakarta pada Rabu (31/1). (*)

(FA/Lensapos.com)