KPU Cuma Beri Dua Zona Kampanye di Pilwakot Makassar

oleh

Lensapos.com – KPU hanya membagi dua zona kampanye untuk kandidat Pilwalkot Makassar. Zona satu meliputi wilayah Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Ujung Tanah, dan Wajo. Zona dua meliputi Tamalanrea, Biringkanayya, Mamajang, Tamalate, Mariso, Panakukang dan Manggala.

“Mengapa cuma dua zona? Karena cuma ada dua calon di Pilwalkot, jadi disesuaikan dengan jumlah calonnya juga,” kata Komisioner KPU Makassar, Andi Syaifuddin, saat dikonfirmasi pada Rabu (14/2/2018).

“Dua zonasi ini setiap hari digunakan oleh masing-masing kandidat untuk berkampanye secara bergantian selama masa kampanye,” imbuhnya.

BACA JUGA:   Begini Gaya Appi-Cicu Ikuti Jalan Santai Deklarasi Kampanye Pilkada Damai di Piwalkot Makassar

Menurutnya, kandidat harus memanfaatkan momentum zona kampanye tersebut dengan baik. Pasalnya, jika misalnya salah satu kandidat tidak melakukan kampanye di zona yang telah ditetapkan pada hari tersebut, maka untuk hari berikutnya, kandidat tidak boleh melakukan kampanye di zona sebelumnya.

Perihal kampanye akbar atau rapat umum terbuka untuk calon, KPU hanya memutuskan hanya bisa dilakukan sekali oleh tiap kandidat. Ada dua opsi lokasi yang disediakan oleh KPU, berdasarkan hasil rapatnya dengan tim kandidat, yakni Lapangan Hertasning dan Lapangan BTP.

BACA JUGA:   Dibanding Kandidat Lain, IYL-Cakka Bisa Diterima Semua Kalangan, Ini Fakta-faktanya

Hanya saja, perihal waktu dan jadwal kampanye akbar, KPU belum memutuskan kapan pastinya.

“Tinggal kita atur, siapa yang menggunakan lapangan Hertasning dan Lapangan BTP. Atau bisa juga, mereka (kandidat) bergantian untuk kampanye akbar. Misalnya hari pertama kandidat A di lapangan A, lalu besoknya kandidat B di lapangan B. Belum kita atur itu semua. Karena kan kampanye akbar itu cuma sekali selama masa kampanye,” paparnya.

BACA JUGA:   Survei Poltracking Indonesia! Kalah dari NH-Aziz, PPP Malah Beri Pujian IYL-Cakka di Pilgub Sulsel

Lebih lanjut, Ia juga menjelaskan bukan mengambil lokasi strategis seperti Lapangan Karebosi yang kerap dijadikan sebagai lokasi kampanye. Menurutnya, berdasarkan pengalaman dalam perhelatan politik sebelumnya, rumput Lapangan Karebosi setelah digunakan untuk kampanye akbar akan rusak.

(Is/Lensapos.com/Rku)