Edarkan Barang Haram, Dua Ibu-Ibu Diangkut Polisi Beserta 60 Gram Sabu

oleh
Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Estetika saat memberikan keterangan persnya di ruang Satresnarkoba Polrestabes Makassar, Senin (12/03/2018). Lensapos.com (Foto/IST)

Lensapos.com – Dua ibu rumah tangga (IRT) diangkut Anggota Satuan Narkoba Polrestabes Makassar. 

Kedua ibu-ibu diangkut lantaran diduga pengedar narkotika jenis sabu di Jalan Pampang 2, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Estetika mengatakan, dua orang perempuan ini sudah lama menjadi target operasi (TO) polisi. 

Hal ini diketahui setelah tim kepolisian melakukan penyelidikan selama beberapa minggu. 

“Dalam penyelidikan selama dua minggu, kita berhasil menyita barang bukti sabu sebanyak 60 gram dalam 6 sachet. Kurang lebih dalam 1 sachetnya ada 10 gram,” kata Diari saat memberikan keterangan persnya di ruang Satresnarkoba Polrestabes Makassar, Senin (12/03/2018).

BACA JUGA:   Sah Ormas Ilegal, HTI: Pengadilan Sudah Dikuasai oleh Pemimpin Yang Dzalim

Diketahui kedua pelaku berindentitas Rosdiana alias Dian (28) warga Jalan Pampang 2 dan Suryani alias Nani (42) warga Jalan Pampang 5 Kota Makassar.

Lanjut Diari, bahwa pihaknya telah lama membuntuti kedua ibu rumah tangga tersebut.

BACA JUGA:   Diduga Menganiaya, Aktor Ganteng Dimas Anggara Dilaporkan Ke Polisi

Menurutnya, ibu rumah tangga itu telah lama menjalani profesi pengedar sabu, dan bahkan telah menajdi TO polisi.

“Kami akan berupaya mengembangkan ke pemilik besar. Tapi kita punya hambatan, dimana Suryani alias Nani ini tetap mengelak bahwa sabu yang ditemukan di rumah Rosdiana alias Dian bukan miliknya. Namun kita tetap berupaya akan kembangkan ke pemilik yang lebih besarnya,” ungkapnya.

Tak disangka, bukan lantaran tidak memiliki pekerjaan.

BACA JUGA:   Diduga Libatkan ASN, Aktivis Sulsel Akan Laporkan Paslon Gubernur Sulsel Ke Bawaslu

Salah satu dari pengedar yakni Suryani alias Nani diketahui memiliki pekerjaan lain.

Suryani alias Nani, mengaku bahwa dirinya juga berprofesi sebagai penjual pakaian bekas.

Namum Diari kembali menuturkan bahwa pelaku telah meresahkan warga sektiar dan telah lama menjalankan bisnis haramnya tersebut.

“Sabu 60 gram ini kita temukan di rumah Rosdiana. Kami akan berupaya terus untuk mengejar bandar diatasnya,” pungkasnya. 

(Is/Lensapos.com)