Eks FPI dan HTI Diterima PBB, Yusril: Asal Bukan PKI dan Penista Agama

oleh

Lensapos.com – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menerima  Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)  dan Front Pembela Islam (FPI) dalam pertarungan calon anggota legislatif (caleg) yang akan digelar pada tahun 2019 mendatang. 

Bahkan untuk memaksimalkan sumber daya yang ada.

Mantan Menseneg membuka pintu selebar-lebarnya untuk mendaftar di PBB. 

Menurut Yusril, setiap organisasi kemasyarakat (ormas) yang dalam ormasnya menggunakan Islam sebagai asasnya dapat bergabung di PBB. 

BACA JUGA:   Ingin Gatot Bertarung di Pilpres 2019, PBB Berikan Dukungan

“Kami menerima bakal caleg bukan saja dari eks HTI atau anggota FPI, tetapi semua latar belakang ormas Islam di tanah air,” ujar Yusril, Selasa (13/2).

Yusril mengatakan, PBB membuka peluang caleg dari HTI, FPI, dan ormas-ormas Islam lainnya karena ingin menjadi partai yang besar.

“PBB ingin jadi partai besar, karena itu terbuka siapa saja,” harapnya. 

BACA JUGA:   Buka Musda MUI Makassar, Danny Pomanto: 'saya memohon ijin'

Namun, ada beberapa hal yang digaris bawahi untuk Yusril. 

Menurut Yusril, dalam Calon anggota legislatif (caleg) pada pileg 2019 tersebut bisa untuk setiap ormas.

Asalkan, tambah Yusril bukan dari kalangan PKI dan Penista Agama. 

“PBB ingin jadi partai besar, karena itu terbuka siapa saja. Asal bukan dari PKI dan kalangan penista agama,” katanya.

BACA JUGA:   Warga Ujung Pandang Bersatu Lawan Kotak Kosong Demi Menangkan Appi-Cicu

Selain ormas-ormas tersebut, warga dari Nahdliyin atau Nahdlatul Ulama (NU) juga dipersilakan mendaftar ke PBB.

Apalagi, kata Yusril, Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj sudah memberikan restu kepada warga NU.

“Para kiai NU dan warga NU yang belum masuk partai apapun untuk bergabung ke PBB, kami akan sambut gembira,” ungkapnya.

(Is/Lensapos.com/JPC)