Puisi: Sang Pelopor Kebangkitan Perempuan

oleh

Sang Pelopor Kebangkitan Perempuan
Oleh:DesPA29

Kartini….
Tiada apatis, melawan ketidakadilan pada tanah negeri
Pelopor kebangkitan perempuan yang tertindas
Menuntut pada adat budaya yang kokoh
Merayu pada mereka begitu keras nan tegas

Kartini…
Tiada pernah menyerah hingga akhir hayat
Menggugat pada adat negeri
Ketiadaan membeda-bedakan pangkat, gelar dan jabatan

Satu nyawa tuada berarti
Pendidikan adalah ladang untuk memajukan kesejahteraan
Memperjuangkan hak-hak perempuan
Tiada adat menahan cita, tiada adat menata pilihan berumahtangga
Kebebasan tertunjuk pada diri setiap insan manusia

BACA JUGA:   Kecuali dalam Rindu

Kartini menyuarakan perubahan
Betapa pemikiran-pemikirannya membuka mata hati
Para pejuang feminisme
Melawan belenggu adat yang telah lama berakar dalam diri

Lalu…
Apa kabar kartini-kartini muda masa kini
Apakah hari kartini hanyalah tentang kecantikan?
Adakah berubah sesudah itu?
Sudahkah, paham bagaimana kartinimu berjuang?
Mari merenung,kartini-kartiniku…

BACA JUGA:   Puisi: Cantikkah Wajahku?

Pemikiran sang pelopor kebangkitan perempuan
Mengubah pola pikir perempuan-perempuan sesudahnya
Pemikir yang senantiasa dalam kegelisahan pada adat negeri
Masa remaja hingga akhir nyawa menghadap Sang Pencipta alam raya

Ditempa sebagai respon melawan penindasan
Situasi bahkan seolah merayu canda dalam kesal
Pena dan kertas menjelma laksana seorang teman
Menyapa dengan emosi, mengajak beraksi melawan tanpa sesal

Berbisik hati pada tanah negeri ini
Perempuan sejati adalah mereka yang paham akan perjuangan
Betapa manis yang telah diraih,tak semudah membalikkan telapak tangan

BACA JUGA:   Profesionalitas Guru dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Kartini-kartiniku…
Perjuangan belum usai, selama tanah negeri masih berdiri kokoh
Tugas dan tanggungjawab akan selalu mengejar pemilik sejatinya
Tiada kata seindah doa dalam kemuliaan Tuhan
Menjawab segala problematika kaum perempuan
Untuk menggapai kebahagiaan sejati

Sumbawa
Sabtu, 21 April 2018