Sebut Relawan Siap Berkelahi, MUI Akan Angkut Jokowi Ke Polisi

oleh
Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Lensapos.com – Wakil Ketua Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Irjen Pol (Purn) Anton Tabah Digdoyo menanggapi pernyataan Jokowi yang meminta relawannya tidak takut apabila mendapat serangan dari lawan politik di Pilpres 2019 mendatang serta harus siap terlibat dalam perkelahian.

BACA JUGA:   Buka Musda MUI Makassar, Danny Pomanto: 'saya memohon ijin'

Menurut Irjen Pol (Purn) Anton Tabah Digdoyo, bahwa pernyataan Jokowi itu bisa diseret ke ranah hukum. Lantaran Anton Taba Digdoyo menilai bahwa Jokowi sama dengan menghasut.

BACA JUGA:   Dikabarkan Maju di Pilpres, Habib Rizieq Sebut 'Kenapa Tidak'

“Juga bisa kena pidana, apalagi omongan pejabat bisa masuk katagori penganjur untuk melakukan tindak pidana (bila terjadi apa yang dianjurkan). Ini terkena KUHP Pasal 55 ayat 1 dan 2,” kata Anton saat dihubungi, Minggu (5/8/2018).