Pelaku Pengeroyokan Ditangkap, Ketum FKPP B: Mari Kawal Proses Hukum

oleh

Lensapos.com – Lima orang pelaku pengeroyokan di Tanete sudah ditangkap dan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dari lima orang tersebut antaranya, Sam Prakoso, Syahrul Sidiq, Wardiman, Andi dan Alun kelima itu semuanya orang Tanete Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba, jelas Kapolsek Bulukumpa Iptu Budiawan kepada wartawan, Jumat, (28/9/2018).

Budiawan mengatakan, upaya Kapolsek Bulukumpa sudah maksimal. Sehingga hari Kamis dua orang ditetapkan tersangka dan hari Jumat tiga orang menyerahkan diri. Dari lima orang itu sudah mengakui perbuatannya.

BACA JUGA:   Nasdem-Demokrat Bulukumba, Hardi Sebut Firman Gani "Tau Apa Kamu"

“Untuk sementara ini baru Sam Prakoso sudah ada penahanannya. Kemudian empat orang lainnya karena satu orang masih dibawah umur Insyaallah hari Senin baru dibawa ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) yang masih dibawah umur itu. Ketiga orang itu, Insyaallah besok terbit penahanannya dan saat ini masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi lain agar menguatkan pengakuan pelaku,” kata Budiawan.

Sementara itu, yang mendampingi kasus ini Ketua Umum Forum Komunikasi Pemuda dan Pelajar Bulukumba (FKPP B) Muh. Basri Lampe mengungkapkan, pihak kepolisian dalam hal ini Kapolsek Bulukumpa perlu diapresiasi atas kerja kerasnya. Sehingga bisa menangkap semua pelaku pengeroyokan itu, yang korban Jusriadi warga Balumbung Desa Jojjolo Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba.

BACA JUGA:   Unit Resmob Polda Sulsel Ringkus Pelaku Curanmor dan Curas

“Informasi yang saya dapatkan dari keluarganya, sikorban belum sadar seusai dioperasi semalam dia masih terbaring di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar. Keluarganya harapkan agar pelaku diberikan hukuman seberat-beratnya,” ungkap Basri.

Lebih lanjut, Basri menegaskan bahwa selaku warga negara Indonesia dan negara Indonesia adalah negara hukum maka harus taat terhadap hukum. Ketika ada orang yang melanggar hukum maka harus diberikan sanksi. Seperti pelaku pengeroyokan ini, maka harus diberikan hukuman sesuai hukum yang berlaku.

BACA JUGA:   Tabrak Driver Ojol Pakai BMW, Ternyata Tiara Ayu Juga Sering Begini

“Saya harapkan kepada keluarga sikorban, agar menahan diri tidak terpancing emosi supaya tidak main hakim sendiri. Kita tetap komitmen agar mengawal proses hukumnya. Saya juga keluargaji dengan sikorban, maka mari kita doakan semoga sikorban cepat sembuh,” tutup Basri, (*/Rls)