Pemuda di Bantaeng Sulap Hutan Pinus Jadi Tempat Wisata

oleh

Jamal mengatakan, kegiatan ini dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada Minggu, 28 Oktober. Bagi dia, kegiatan kemah buku kebangsaan ini juga adalah bentuk kreatifitas pemuda di Bantaeng yang menandakan eksistensi pemuda di daerah ini.

“Kami bisa memperlihatkan hal-hal yang dianggap tak menarik, menjadi tempat wisata yang menarik,” kata dia.

Bupati Bantaeng, DR Ilham Syah Azikin memberikan apresiasi pada kreatifitas pemuda di daerah itu. Dia mengatakan, hal-hal seperti ini adalah bukti jika pemuda di Bantaeng masih eksis dan senantiasa bergerak untuk kebaikan daerah.

BACA JUGA:   Akan Gelar Diksar III, KPA Gempar Bantaeng Bidik Kader Beredukasi Kepada Masyarakat

“Ini menandakan jika momentum sumpah pemuda masih diisi dengan hal-hal yang positif di Bantaeng,” jelas dia.

Dia berharap kegiatan kemah buku kebangsaan yang digelar setiap tahun terus berlanjut. Mantan ketua KNPI Sulsel ini mengaku tiap tahun mengikuti kegiatan Kemah Buku Kebangsaan ini. “Tahun ini, ada perkembangan pesat dari kemah buku yang diselenggarakan jika di banding dengan tahun sebelumnya,” jelas dia.

BACA JUGA:   PDIP Anggap IlhamSAH Paling Layak Pimpin Bantaeng

Dia mengatakan, pemerintah Kabupaten Bantaeng pada dasarnya akan terus mensupport kegiatan-kegiatan kepemudaan. Selama hal itu bisa membawa kebaikan untuk Bantaeng, maka pemerintah akan senantiasa memberikan dukungan.

“Ini adalah bagian dari upaya pembangunan karakter pemuda. Ini adalah suatu yang membanggakan dan sebuah kehormatan untuk Kabupaten Bantaeng,” jelas dia.

BACA JUGA:   LPM Desa Ulugalung Siap Lanjutkan Program Bank Sampah KKN Unhas Gel 99

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bantaeng, Syahrul Bayan juga memberikan apresiasi pada kreatifitas pemuda Bantaeng. Dia mengatakan, Dispora Bantaeng telah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan penerbitan untuk mengembangkan minat baca di Bantaeng.

“Bantaeng ini sudah menjadi daerah layak pemuda,” kata dia.(*)