Mahasiswa Minta Bupati Lutim Tanggung Jawab Kekurangan Listrik di 5 Desa Towuti

oleh

Padahal, menurut Allu bahwa tuntutan dari AMPT untuk memberikan keadilan bagi 5 desa di pesisir Towuti dalam hal ini, Loeha, Ranteangin, Bantilang, Tokalimbong dan Masiku untuk tersedianya aliran listrik 24 jam.

Ia menegaskan bahwa daerah pesisir Towuti dengan sumber daya alam dan perusahaan besar di dalamnya dalam hal ini PT Vale gagal dalam memberdayakan masyarakat setempat dan daerah setempat di pesisir Towuti khususnya 5 Desa tersebut.

BACA JUGA:   Busur Bocah Berusia 13 Tahun Ditemukan, Polisi Rumahkan Pelaku di Sel

“Mendesak pemda Luwu Timur dalam hal ini Bupati Thorig Husler dan DPRD Sulsel Luwu Raya untuk berhenti berbohong dan menepati janjinya. Selain itu, sumber listrik PT Vale dari Danau Towuti olehnya itu kami minta untuk memberikan timba balik kepada 5 desa itu, atau PT Vale cari sumber listrik sendiri saja,”. tegas Allu.

BACA JUGA:   Pungli Pantai Air Manis dan KM Sibon Charters , Walikota Padang Tancap Gas Resmikan Posko Saber Pungli
BACA JUGA:   Gegara Video Call 'Esek-Esek' Bikin Nafsu, Ternyata Siswi SMP Terima Undangan Andhika

Diketahui Titik aksi dari fly over dilanjutkan aksi di dpan kantor dprd dengan membakar ban. Aksi jga sempat tegang karna aparat kepolisian mencoba membubarkan aksi kami.